Home

 

 

*) Warning: Pictures are properties of UD. Excofindo. Copy-paste without any approval from its original owner is a crime and it is consider as a piracy in UU ITE.

Siapakah Kita?

UD. Bubuk Kopi Excofindo merupakan sebuah usaha yang bergerak di bidang sangrai dan trading biji kopi Arabika (Lintong, Mandheling, Sidikalang dan Gayo) & Robusta (Toba dan Gayo) yang berlokasi di Kota Medan, Sumatera Utara dan memiliki izin operasional (SIUP) dengan No. 0016/0229/1.1/1705/11/2017. Usaha kami diawali dengan modal semangat untuk menyediakan kopi yang lebih berkualitas untuk customers diseluruh Indonesia. Sebagaimana kita ketahui bersama, hingga saat ini masih terdapat banyak home industry/manufaktur kopi (baik perusahaan lokal Medan maupun di kota kota di Indonesia lainnya) yang kurang bisa dijamin kualitas bijinya, pengolahannya, campuran kopinya, hingga pengemasannya. Berbekal dari kekurangan itulah, UD. Excofindo hadir diantara kita. Bukan asal sangrai, kami juga memiliki lisensi untuk kelas roasting yang diadakan oleh Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia(AEKI).

Berikut adalah proses pengolahan Kopi dari UD. Excofindo :
1. Proses pemilihan Biji Kopi : Biji Kopi dari UD. Excofindo merupakan Biji Kopi yang baru dimana range dari Biji Kopi tersebut dipetik hingga disangrai adalah tidak lebih dari 3 bulan. Sebagaimana kita ketahui juga, jika green beans (biji kopi hijau yang belum di sangrai) terlalu lama disimpan maka Biji Kopi tersebut akan terlihat lebih memudar/berwarna gelap dibanding Biji Kopi yang baru dipanen cenderung lebih berwarna hijau dan sangat wangi. Selain itu, Biji Kopi kami adalah kualitas “Grade One Beans” dimana total cacat dari Kopi kita adalah tidak lebih dari 10%.

2. Proses sangrai Biji Kopi : Kami sangat menghargai setiap Biji Kopi yang kami sangrai, dimana proses sangrai kopi kami adalah dilakukan pada jam 7-10 pagi dimana kondisi udara dan juga temperatur/suhu sekitar pada saat diroasting cenderung lebih dingin. Hal lainnya adalah kami hanya menyangrai Biji Kopi 100% “Grade One Beans”, tanpa “MENCAMPURNYA” dengan Jagung, Beras, Mentega, dan atau gula yang menyebabkan rasa dari kopi tersebut sangat amburadul tidak karuan alias tidak jelas. Kami sangat memperhatikan kesegaran/freshness dari setiap biji kopi kami. Untuk itu, kami hanya melakukan roasting/sangrai ketika pemesanan (bukan dilakukan stocks kopi yang telah disangrai).

3. Proses giling dan paking : Kopi yang telah disangrai tersebut didiamkan beberapa menit (dibawah 15 menit) agar proses degassing dari Biji Kopi tersebut dapat berlangsung sempurna. Setelah itu, segera kami melakukan proses giling/grinding sesuai pesanan customers. Ada 3 pilihan giling yang kami sediakan : Fine (untuk yang halus), Medium (cenderung normal), dan Coarse (untuk giling kasar). Setelah itu, kopi yang telah kami giling tersebut kami paking ke dalam kemasan flat bottom aluminium foil dengan airflow/gusset dan di sealed dibagian atasnya agar kesegaran dari bubuk kopi tersebut dapat Anda rasakan saat Anda membukanya.

Kenapa harus Kopi UD. Excofindo :
1. Kami sangat menjamin kualitas; Hanya grade-one tanpa campuran apapun.
Faktanya dilapangan : Masih banyak Kopi Grade 4/5/6 (cenderung hancur) yang diroasting dengan campuran Jagung, Beras, dan Gula. Kopi jenis inilah yang biasanya bisa dijual dengan harga 20-40rb/kilogram. Tapi apakah kita sudah ketahui bahwa yang diseduh itu bukan kopi, dan juga bukan vitamin yang diserap oleh tubuh melainkan kimia berbahaya yang muncul akibat proses pemasakan gula hingga menjadi hitam mengkilat dipermukaan serpihan kopi dan jagung. Jadi, jika suatu hari ada salah satu diantara orang yang kita kenal terkena penyakit kanker, coba lihat label/merk kopi yang di konsumsi apakah kopi yang berkualitas?
2. Mereka memakai mesin roasting tradisional (seperti mobil molen) kapasitas 100-200kgs/roasting dengan api ratusan derajat.
Faktanya dilapangan : berdasarkan pengalaman kami melihat cara manufaktur kopi di perusahaan tradisional; Kopi grade 4/5/6 tersebut dicampur dengan jagung pakan ayam dan gula yang dimasukkan ke dalam tungku yang berputar dengan masa penggorengan adalah beberapa jam hingga kopi dan jagung yang dimasukkan tadi sudah menjadi hitam kilat karena melelehnya gula dan lengketnya dipermukaan kopi dan jagung tersebut. Sesudah proses roasting selesai, kopi tersebut dituang kelantai semen untuk didinginkan. Kemudian ada beberapa anggota yang memakai sandal jepit sambil menginjak yang katanya “kopi” tersebut untuk direlai agar cepat dingin menggunakan sapu kayu. Setelah dingin, kopi itupun mengeras dan langsung di giling dengan mesin yang lumayan besar dan lumayan berkarat dengan sekali giling bisa sampai beberapa puluh kilogram. Apakah kopi seperti ini yang kita inginkan? Sudah pedulikah kita dengan kesehatan kita sendiri dan orang disekitar kita? Ayo kita mulai berubah, karena perubahan itu adalah pilihan kita, dan kopi adalah pilihan Anda juga.